Waspada terhadap pembengkakan Wajah

Advertisement


loading...

Pernahkah anda atau teman anda wajahnya membengkak untuk waktu yang lama dan seakan akan tidak mau mengempis. Wajah atau sekitar mata seakan menggembung seperti telah tersengat lebah yang telah mengempis tapi belum kembali normal. Waspada terhadap pembengkakan pada wajah, dapat menjadi gejala untuk penyakit lain.

Pembengkakan (Edema) Wajah 

Edema wajah mengacu pada pembekakan baik yang terlokalisis atau pembekakan disekitar mata, misalnya pembekakan pada wajah yang umum yang dapat meluas ke leher dan lengan atas. Kadang-kadang sakit, tanda ini dapat berkembang perlahan-lahan atau mendadak. Kadang-kadang mendahului kemunculan edema perifer atau menyeluruh. Edema ringan mungkin sulit dideteksi.
Edema wajah berasal dari gangguan tekanan hidrostatik dan osmotik yang mengatur pergerakan cairan di antara arteri, vena dan limfatik. Juga bisa berasal dari kelainan vena, peradangan, dan kelainan sistemik tertentu, trauma, alergi, malnutrisi, atau efek obat, uji dan pengobatan tertentu.
Penyebab medis yang dapat mengakibatkan edema atau pembengkakan pada wajah adalah sebagai berikut:

Reaksi alergi

Edema wajah dapat menjadi karakteristik dari reaksi alergi lokal dan anafilaksis. Pada anafilaksis yang membahayakan jiwa, edema wajah angioneurotik dapat terjadi bersama urtikaria dan kemerahan. Edema jalan napas atau pembengkakan pada saluran pernapasan dapat menyebabkan suara parau, stridor dan bronkospasme bersama dispnea dan takipnea. Tanda-tanda syok seperti hipotensi dan kulit dingin, lembab, juga dapat terjadi. Reaksi lokal dapat menimbulkan edema wajah, eritema dan urtikaria.

Kalaziuon (timbi)

Timbil atau binti dapat menyebabkan pembengkakan lokal dan nyeri tekan pada kelopak mata yang bersangkutan, disertai oleh benjolan merah dan kecil di permukaan konjungtiva.

Konjungtivitis

Konjungtivitis menyebabkan edema pada kelopak mata, mata mengeluarkan air mata yang berlebihan, dan dapat menyebabkan mata gatal serta panas. Jika pada pemeriksaan menunjukkan mata bernanah, keropeng pada kelopak mata serta injeksi konjungtiva maka dapat dianggap sebagai konjungtivitis. Jika terjadi pada kornea akan terjadi gejala fotofobia dan sakit.

Dakriodentitis

Pembengkakan periorbital yang hebat menjadi karakteristik darioadenitis yang juga dapat menyebabkan injeksi konjungtiva, rabas nanah, dan sakit temporal.

Dakriosititis

Gejala terjadinya dakriosititis adalah terjadinya peradangan kantong kelenjar air mata dapat menimbulkan edema kelopak mata yang mencolok dan keluarnya air mata yang terus menerus. Pada kasus akut, sakit dan nyeri tekan di dekat kantong air mata akan menyertai keluarnya rabas bernanah.

Luka bakar pada wajah

Luka bakar dapat menyebabkan edema hebat yang mengganggu pernapasan. Gejala lain termasuk rambut hidung yang terbakar, mukosa merah, dahak berjelaga, dan tanda-tanda distres pernapasan seperti stridor inspiratori.

Trauma wajah

Luasnya edema bervariasi sesuai dengan jenis cedera. Sebagai contoh memar dapat menyebabkan edema terlokalisir, sementara fraktur hidung atau maksila dapat menyebabkan edema yang lebih menyeluruh. Ciri terkainya juga bergantung pada jenis cedera.

Herpes zoster optalmikus (Shingles)

Pada herpes zoster, kelopak mata yang edematus dan merah biasanya disertai oleh keluarnya air mata yang berlebihan dan rabas serosa. Sakit yang hebat pada satu sisi wajah dapat terjadi beberapa hari sebelum munculnya vesikel.

Miksedema

Miksedema pada akhirnya menyebabkan edema wajah menyeluruh; kulit kering seperti berlilin; rambut rontok atau kasar. dan tanda-tanda hipotiroidisme lainnya.

Sindrom nefrotik

Umumnya menjadi tanda pertama dari sindrom nefrotik, edema periorbital mendahului edema bergantung dan perut. Gejala lain yang terlihat adalah kenaikan berat badan, mual, anoreksi, letargi, lelah, dan pucat.

Selulitis orbital

Edema periorbital yang muncul mendadak menandai selulitis orbital. Keadaan ini dapat disertai oleh rabas nanah yang unilateral, hiperamia, eksoptalmus, injeksi konjungtiva, gangguan gerak ekstraokular, demam dan sakit orbital yang ekstrem.

Abses periodontal

Abses periodontal dapat menyebabkan pembengkakan atau edema gusi dan dapat berkembang sehingga menyebabkan edema wajah, sakit telinga dan rahang, serta sakit gigi.

Peeklampsia

Edema wajah, tangan, dan pergelangan kaki adalah tanda awal preeklampsia. Karakteristik lain terdiri dari kenaikan berat yang berlebihan, sakit kepala hebat, penglihatan kabur, hipertensi, dan sakit midepigastrik.

Rinitis (alergik)

Pada rinitis, kelopak mata yang merah dan edematus dapat disertai oleh bersin paroksimal, hidung dan mata gatal, serta paroksimal, hidung dan mata gatal serta rinorrhea berair yang banyak. Gejala yang dapat menjadi petunjuk selain edema adalah sumbatan pada hidung, keluarnya air mata berlebihan, sakit sinus, dan kadang-kadang lemas serta demam.
Sinusitis
Sinusitis frontalis menyebabkan edema pada dahi dan kelopak mata. Sinusisitis maksilaris menyebabkan edema pada daerah maksila selain lemas, pembengkakan gingiva, dan trismus. Kedua tipe ini juga disertai dengan sakit wajah, demam, kongesti hidung, rabas hidung, bernanah, dan mukosa hidung yang bengkak serta merah.

Sindrom vena cava superior

Sindrom vena cava superior perlahan-lahan menimbulkan edema wajah dan leher yang disertai oleh gembung vena torakik atau jugularis. Juga menyebabkan gejala sistem saraf pusat seperti sakit kepala, gangguan penglihatan dan vertigo.
pembengkakan wajah
Penyebab lain selain penyakit adalah obat-obatan seperti glukokortikosteroid jang panjang dapat menimbulkan edema (pembengkakan) wajah (moon fase). Obat yang menyebabkan reaksi alergi seperti aspirin, penisilin, antipiretik, preparat sulfa.
Operasi dan transfusi dapat juga menyebabkan edema wajah. 
pembengkakan wajah karena kosmetik
pembengkakan wajah karena kosmetik
Tindakan sementara untuk merawat penderita edema wajah adalah berikan analgesik untuk meredakan sakit, kompres dinging pada mata pasien (kecuali kontradiksi), dan tinggikan kepala tempat tidur untuk membantu mendrainasi cairan yang terkumpul.
Advertisements
Waspada terhadap pembengkakan Wajah | Harian Netral | 4.5