Pengertian Mual dan Penyebab Mual

loading...
Advertisement


loading...

MUAL
APA ITU MUAL ?

Pengertian mual adalah sensasi mengeluarkan makanan yang kuat atau ingin muntah. Sensasi muntah disertai dengan tanda-tanda otonomik seperti hipersalivas (pengeluaran liur yang berlebih), diaforesis, takikardia, pucat dan takipnea, mual berhubungan erat dengan terjadinya penyakit anoreksia serta muntah.
Mual merupakan gejala umum dari kelainan GI, juga terjadi karena tidak seimbangnya cairan dan eletrolit dalam tubuhmu; dapat pula terjadi karena infeksi, atau karena kedpaalainan metabolisme pada endokrin, labirin, serta jantung
Mual juga dapat terjadi karena minum obat, efek yang terjadi setelah operasi serta radiasi. Mual sering terjadi selama trisemester pertama untuk wanita hamil. 
Mual dapat pula disebabkan oleh rasa sakit yang hebat karena kecelakaan atau hal lain, ansietas, terjadinya keracunan alkohol (mabuk) karena konsumsi berlebih, atau dapat juga disebabkan oleh makanan dan minumam yang tidak enak.
Pengertian mual dan penyebab mual
mual

APA YANG DAPAT MENYEBABKAN MUAL ?

Insufiensi Adrenal

Mual dapat terjadi karena adanya insufiensi adrenal. Insufiensi adrenal adalah kekurangan hormon adrenal yang mengalir dalam darah yang dapat disebabkan oleh kurangnya nutrisi, serta gangguan pada kelenjar adrenal. Gejala yang muncul apabila terjadi mual yang disebabkan oleh insufiensi adrenal adalah terjadinya muntah, anoreksia serta diare. Gejala lainnya adalah tubuh terasa lemah, terjadi penurunan berat badan, warna kulit terlihat seperti perunggu (pucat), hipotensi yang disertai dengan denyut nadi yang lemah serta tidak teratur, vitiligo dan depresi.

Antraks (GI)

Mual dapat terjadi karena penyakit antraks (GI), Tanda dan gejala awal yang terjadi apabila mual disebabkan oleh antraks adalah mual, muntah, hilangnya nafsu makan dan demam. Hal ini akan terus berkembang mengakibatkan sakit perut, diare, pendarahan yang hebat serta terjadinya hematemesis.

Apendisistis

Mual juga dapat menjadi tanda terjadinya apendisitis, yang merupakan penyakit usus buntu yang disertai dengan sakit perut. Mual merupakan salah satu tanda terjadinya apendisistis selain dari sakit perut, rasa nyeri pada perut, hiperalgesia kutaneus, demam, sembelit atau diare, takikardia, anoreksia, lemas, dan psoas positit (sakit perut karena menegakkan posisi duduk dengan tangan tetap berada pada lutut).

Kolesistitis

Mual dapat pula disebabkan karena kolesistitis akut. Pada kolesistis akut selain terjadinya mula juga terjadi muntah ringan, buang angin yang keseringan, nyeri saat perut ditekan, demam, menggigil, diaforesis serta tanda positif Murphy.

Kolelitiasis

Mual dapat pula menjadi tanda terjadinya kolelitiasis. Pada kolelitiasis, mual terjadi beserta gejala lain seperti sakit pada epigastrik (bagian kanan perut) sesudah makan makanan berlemak. Selain itu juga tanda yang terjadi adalah muntah, buang angin, bertahak, timbulnya sensasi terbakar pada epigastrik, tak bisa diam dan takikardia. Apabila kolelitiasis diikuti dengan sumbatan pada duktus biliaris komunis akan mengakibatkan terjadinya ikterus, demam, menggigil serta tinja yang berwarna dempul.

Sirosis Hati

Mual dapat pula terjadi karena sirosis hati yang diikuti dengan gejala lain seperti muntah, anoreksi , sembelit, diare, sakit perut serta anoreksia. Seiring waktu penyakit ini bertambah parah akan diikuti dengan gejala seperti ikterus, hepatomegali, penggembungan pada perut, angioma, eritema palmar, pruritus hebat, kulit kering, fetor hepatikus, pembesaran vena perut superfisial, perubahan mental dan ginekomastia bilaterla, dan terjadinya atrofi testis (testis bertambah kecil) dan untuk wanita terjadi menstruasi yang tidak teratur (baca siklus menstruasi).
iklan oleh google

Divertikulitis

Pada divertikulitis, selain terjadi mual, juga menimbulkan rasa sakit perut interminten seperti kram, diare, demam. dan terjadi rasa sakit kaku serta keras pada saat menekan perut dibagian yang terkena divertikulitis.

Escherichia Coli 0157:H7

Selain mual juga terjadi gejala lain seperti mual, diare encer atau berdarah, demam, kram perut dan muntah. Apabila infeksi E.coli tipe ini terjadi pada balita dan orang tua, dapat terjadi sindrom uremik hemolitik (kerusakan sel darah merah). Apabila dibiarkan akan terjadi gagal ginjal akut.

Gastroenteritis

Selain mual dan muntah,  dapat juga terjadi diare dan kram perut. Gejala lain yang terjadi adalah demam, lemas, bunyi usus besar yang hiperaktif, rasa sakit saat menekan perut, dehidrasi, eletrolit tak seimbang.

Sakit kepala Migrain

Pada tahap prodromal dapat terjadi mual dan muntah, yang disertai dengan fotofobia, kilatan cahaya, kenaikan sensitivitas terhadap bunyi, pusing dan mungkin, hilang penglihatan sebagian serta parestesia bibir, wajah serta tangan.

Penyakit meniere

Penyakit meniere timbul dengan gejala mual, muntah, vertigo, diaforesis, nistagmus dan tinitus. Meniere juga dapat menyebabkan hilang pendengaran dan rasa penuh pada telinga.

Selain itu ?

Selain dari penyakit, kelainan serta sindrom diatas mual juga dapat disebabkan karena gagal jantung, hepatitis, hiperemesis gravidarum, sumbatan intestinal, labirintitis, pankreatitis, listeriosis, mual di pagi hari, infark miokardial (MI), asidosis metabolik, trombosis vena mesenterika, tifus, tukak lambung, peritonitis, preeclampsia, demam Q, rabdomiolisis, infeksi norovirus.
Akan tetapi, jangan takut dulu selain penyakit, mual juga dapat disebabkan oleh antineoplasma, opiat, fero sulfat, penggantian kalium klorida, levodopa, estrogen, antibiotik, quinidine, anestesi, glikosid jantung, teofilin, obat antiradang, sulfasalazine.
Sekian ulasan tentang pengertian mual dan penyebab mual, untuk tulisan selanjutnya baca di http://www.apapengertianahli.com/
Advertisements
Pengertian Mual dan Penyebab Mual | Harian Netral | 4.5