Fungsi Protein Tergantung Struktur

Advertisement


loading...

Protein memiliki banyak struktur yang menimbulkan banyak ragam fungsi

Hampir setiap fungsi dinamis dalam makhluk hidup bergantung pada protein, nilai penting protein digarisbawahi oleh namanya yang berasal dari kata Yunani proteios yang berarti tempat pertama. 
Protein menyusun lebih dari  50 % massa kering sebagain besar sel, dan protein teramat pentng bagi hampir semua hal yang dilakukan oleh organisme. Beberapa protein mempercepat reaksi kimia, sedangkan yang lain berperan dalam penyokongan struktural, penyimpanan, transpor, komunikasi selular, pergerakan, serta pertahanan melawan zat asing.
Kehidupan tidak mungkin terjadi tanpa kehadiran enzim, yang sebagian besar diantaranya merupakan protein. Protein-protein enzimatik meregulasi metabolisme dengan cara bekerja sebagai katalis, agen kimia yang secara selektif mempercepat reaksi kimia tanpa ikut bereaksi. Karena enzim dapat melakukan dapat dianggap sebagai kuda hela yang mempertahankan sel tetap bekerja dengan cara melaksanakan proses-proses kehidupan.
Manusia memiliki puluhan ribu protein yang berbeda, masing-masing dengan struktur dan fungsi yang spesifik; faktanya protein merupakan molekul dengan struktur terumit yang ada. Seperti fungsinya yang beraneka ragam, protein memiliki struktur yang juga sangat bervariasi. Masing-masing jenis protein memiliki bentuk berdimensi tiga yang unik.

Polipeptida

Walaupun protein bermacam-macam, semuanya merupakan bentuk polimer yang tersusun dari suatu set yang sama, yang terdiri dari 20 asam amino. Polimer asama amino disebut polipeptida. Protein terdiri dari satu atau lebih polipeptida, yang masing-masing terlipat dan terkumpar menjadi struktur berdimenasi tiga yang spesifik.

Monomer Asam amino

Semua asam amino memiliki kesamaan struktur. Asam amino (amino acid) adalah molekul organik yang memiliki gugus karboksil dan gugus amino sekaligus.  Ditengah asam amino terdapat karbon asimetrik yang disebut karbon alfa. Keempat mitra karbon yang berbeda-beda adalah gugus amino, gugus karboksil, atom hidrogen dan gugus varians yang dilambangkan dengan R. Gugus R disebut juga sebagai rantai samping, tiap asam amino memiliki gugus R yang berbeda-beda.
Gugus R mungkin sederhana satu atom hidrogen, seperti pada asam amino glisin (Salah satu asam amino yang tidak memiliki karbon asimetrik, karena dua dari mitra karbon A nya merupakan atom hidrogen) atau dapat merupakan rangka karbon yang dilekati berbagai gugus fungsional seperti pada glutamin. 
struktur asam amino
Advertisements
Fungsi Protein Tergantung Struktur | Harian Netral | 4.5